Sunday, March 27, 2016

Puisi : Jiwa Yang Terpisah

Aku berdiri dalam diam
Diantara non eksistensi dalam diriku
Dan relitas akan sekeliling
Jiwaku memanggilku

Menyingkap rahasia perjalanan hidupku
Bukan kelaparan dan kehausan diriku
Tapi karena kerinduan dan rasa cinta yang dalam
Aku berusaha memintal kerinduan itu

Kemudian aku kaitkan
Dalam jiwaku
Supaya aku bisa terus setia pada cintaku
Perjalanan waktu yang akan membuktikan

Bahwa kaitan kuat aku dan dirimu
Telah membuat aku bertahan
Dalam hempasan gelombang
Dan menyerahkan semuanya

Kepada penguas kehendak jagat
Karena kita dan mereka
Adalah dua dunia
Yang direngkuh menjadi satu dunia

Dibungkus dalam satu jiwa
Namun terpisah
Kita adalah sebuah kenyataan
Dan mereka adalah belenggu mematikan

Yang memisahkan harkat dan keberadaan
Menjadikan semua hiasan dan pelengkap semata
Aku hanya ingin kau tersadar
Bahwa sabar dalam penantian

Akan berbuah kebaikan dan kesempurnaan
Yang akhirnya
Menyatukan jiwa yang terpisah
Dalam satu tautan

Bersama simpul yang kuat
Akan keberadaan yang sebenarnya

Terimakasih Telah Berkunjung Jangan Lupa Kunjungi Juga :
>>> Puisi ; Melati 
>>> Puisi : Rumahku
>>> Puisi : Ayah dan Bunda
>>> Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

No comments:

Post a Comment