Aku berdiri dalam diam
Diantara non eksistensi dalam diriku
Dan relitas akan sekeliling
Jiwaku memanggilku
Menyingkap rahasia perjalanan hidupku
Bukan kelaparan dan kehausan diriku
Tapi karena kerinduan dan rasa cinta yang dalam
Aku berusaha memintal kerinduan itu
Kemudian aku kaitkan
Dalam jiwaku
Supaya aku bisa terus setia pada cintaku
Perjalanan waktu yang akan membuktikan
Bahwa kaitan kuat aku dan dirimu
Telah membuat aku bertahan
Dalam hempasan gelombang
Dan menyerahkan semuanya
Kepada penguas kehendak jagat
Karena kita dan mereka
Adalah dua dunia
Yang direngkuh menjadi satu dunia
Dibungkus dalam satu jiwa
Namun terpisah
Kita adalah sebuah kenyataan
Dan mereka adalah belenggu mematikan
Yang memisahkan harkat dan keberadaan
Menjadikan semua hiasan dan pelengkap semata
Aku hanya ingin kau tersadar
Bahwa sabar dalam penantian
Akan berbuah kebaikan dan kesempurnaan
Yang akhirnya
Menyatukan jiwa yang terpisah
Dalam satu tautan
Bersama simpul yang kuat
Akan keberadaan yang sebenarnya
Terimakasih Telah Berkunjung Jangan Lupa Kunjungi Juga :
>>> Puisi ; Melati
>>> Puisi : Rumahku
>>> Puisi : Ayah dan Bunda
>>> Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
No comments:
Post a Comment